Fakultas
Fasilitas
Artikel
Kontak :
Gedung Pusat (GP)
Jl. Sidodadi Timur No. 24, Dr. Cipto-Semarang 50125
Gedung Utama & Gedung Baru
Jl. Lontar No. 1, Semarang 50125
Indonesia
Indonesia
Email : ikippgri@ikippgrismg.ac.id
Telepon : (024) 8316377
Faks : (024) 8448217
Website : http://www.ikippgrismg.ac.id
PERESMIAN GEDUNG KAMPUS UTAMA UNIT D
Selasa, 26 Juli 2011 - 14:13:10 WIB
Diposting oleh : Administrator - Dibaca: 2108 kali
Karangtempel, Selasa, (26/07) Walikota Semarang, Drs. Soemarmo HS., M.Si. meresmikan Gedung Kampus Utama Unit D IKIP PGRI Semarang. Muhdi, SH.M.Hum, rektor IKIP PGRI Semarang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa gedung yang akan diperuntukkan sebagai ruang kuliah, ruang laboratorium fisika,dan laboratorium kelas model ini berlantai enam dibangun di belakang gedung utama. Gedung ini dibangun selama lima bulan sejak Februari hingga Juni 2011 dan menghabiskan biaya 6.5 milyar rupiah dan 500 juta rupiah untuk pembelian meubeler. Gedung tersebut memiliki luas bangunan 2.613 m2 di Jl. Labuhan. Laintai 1 dan 2 diperuntukkan sebagai ruang parkir.
Dr. Subagyo Brotosedjati, M.Pd, Ketua Pengurus PGRI Jawa Tengah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa membangun gedung itu tidak sesulit memeliharanya. "Saya berharap IKIP PGRI Semarang dapat membangun sekaligus memelihara dan menggunakan gedung tersebut sebaik mungkin. Sayang jika gedung yang bagus disia-siakan. Sekarang tidak ada alasan bagi IKIP PGRI untuk tidak menghasilkan lulusan yang bermutu. IKIP PGRI Semarang yang peminatnya luar biasa memungkinkan memilih calon mahasiswa yang unggul, ditambah lagi fasilitas yang memadai. Apalagi kedepan akan dibangun asrama mahasiswa. Setiap mahasiswa akan tinggal di asrama selama dua semester. Dengan sistem asrama tersebut diharapkan karakter mahasiswa akan terbentuk.
Drs. Soemarmo HS., M.Si., Walikota Semarang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan kota dapat berhasil jika dipikul berbagai pihak. "Pihak pertama tentunya pemerintah, selanjutnya swasta harus terlibat, selanjutnya cendekiawan, kaum intelektual yang ada di kampus juga harus turut serta memberi sumbangan pikiran." Lanjut Marmo.
Drs. Soemarmo HS., M.Si. menyatakan bahwa sekarang Kota Semarang sedang mengembangkan program Gerdu Kempling, program yang diselenggarakan untuk membantu masyarakat agar segera terentas dari kemiskinan. Program ini melibatkan kampus termasuk IKIP PGRI Semarang dan pemodal yaitu pihak swasta. Dalam program tersebut Pemerintah berdiri sebagai fasilitator.
Diposting oleh : Administrator - Dibaca: 2108 kali
Karangtempel, Selasa, (26/07) Walikota Semarang, Drs. Soemarmo HS., M.Si. meresmikan Gedung Kampus Utama Unit D IKIP PGRI Semarang. Muhdi, SH.M.Hum, rektor IKIP PGRI Semarang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa gedung yang akan diperuntukkan sebagai ruang kuliah, ruang laboratorium fisika,dan laboratorium kelas model ini berlantai enam dibangun di belakang gedung utama. Gedung ini dibangun selama lima bulan sejak Februari hingga Juni 2011 dan menghabiskan biaya 6.5 milyar rupiah dan 500 juta rupiah untuk pembelian meubeler. Gedung tersebut memiliki luas bangunan 2.613 m2 di Jl. Labuhan. Laintai 1 dan 2 diperuntukkan sebagai ruang parkir. Dr. Subagyo Brotosedjati, M.Pd, Ketua Pengurus PGRI Jawa Tengah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa membangun gedung itu tidak sesulit memeliharanya. "Saya berharap IKIP PGRI Semarang dapat membangun sekaligus memelihara dan menggunakan gedung tersebut sebaik mungkin. Sayang jika gedung yang bagus disia-siakan. Sekarang tidak ada alasan bagi IKIP PGRI untuk tidak menghasilkan lulusan yang bermutu. IKIP PGRI Semarang yang peminatnya luar biasa memungkinkan memilih calon mahasiswa yang unggul, ditambah lagi fasilitas yang memadai. Apalagi kedepan akan dibangun asrama mahasiswa. Setiap mahasiswa akan tinggal di asrama selama dua semester. Dengan sistem asrama tersebut diharapkan karakter mahasiswa akan terbentuk.
Drs. Soemarmo HS., M.Si., Walikota Semarang dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan kota dapat berhasil jika dipikul berbagai pihak. "Pihak pertama tentunya pemerintah, selanjutnya swasta harus terlibat, selanjutnya cendekiawan, kaum intelektual yang ada di kampus juga harus turut serta memberi sumbangan pikiran." Lanjut Marmo.
Drs. Soemarmo HS., M.Si. menyatakan bahwa sekarang Kota Semarang sedang mengembangkan program Gerdu Kempling, program yang diselenggarakan untuk membantu masyarakat agar segera terentas dari kemiskinan. Program ini melibatkan kampus termasuk IKIP PGRI Semarang dan pemodal yaitu pihak swasta. Dalam program tersebut Pemerintah berdiri sebagai fasilitator.