Search the Web:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Fakultas

Fasilitas

Artikel

Kontak :

Untitled Document

Gedung Pusat (GP)
Jl. Sidodadi Timur No. 24, Dr. Cipto-Semarang 50125


Gedung Utama & Gedung Baru

Jl. Lontar No. 1, Semarang 50125

Indonesia

Indonesia


Email : ikippgri@ikippgrismg.ac.id

Telepon : (024) 8316377

Faks : (024) 8448217

Website : http://www.ikippgrismg.ac.id

GATUTKACA LAHIR DARI PROGDI BAHASA JAWA


Jumat, 30 Desember 2011 - 12:32:43 WIB
Diposting oleh : Humas IKIP PGRI Semarang - Dibaca: 688 kali

Selasa (27/12) suara alunan tembang terdengar begitu merdu ketika dinyanyikan sinden dimainkan oleh sekelompok pengrawit yang tak lain dan tak bukan adalah mahasiswa Program Studi Bahasa Jawa IKIP PGRI Semarang. Suasana Auditorium lantai 7 Gedung Pusat IKIP PGRI Semarang pada malam itu seakan penuh kesakralan. Puluhan pasang mata nampak antusias hendak menyaksikan pakeliran wayang padat “Gatutkaca Lahir” dengan dalang Ki Bambang Sulanjari SS yang juga merupakan dosen di Program Studi Bahasa Jawa. 


Di hadapan para mahasiswa, Bambang tampil mengesankan. Berkali-kali sang dalang yang terkenal kocak itu menunjukkan kepiawaiannya yang tak kalah dengan dalang-dalang kondang. Bambang juga menunjukkan kelihaiannya dalam membawakan karakter yang berbeda pada setiap tokohnya. "Gatotkaca Lahir" berkisah tentang proses kelahiran putra Bima dan Arimbi yang sarat makna dan tanda. Lakon tersebut mengingatkan siapa saja, bahwa manusia yang lahir ke dunia hendaknya memahami perannya agar berguna bagi orang lain. Selain itu, cerita tersebut juga memberi pesan jika perjuangan pasti membutuhkan pengorbanan.


Wakil Rektor bidang akademik, Ngasbun Egar SPd MPd menuturkan bahwa pakeliran wayang padat ini merupakan rangkaian dari pagelaran seni yang diupayakan secara berkala penyelenggaraannya. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menunjukkan apa yang telah mereka dapat dalam perkuliahan serta sebagai wujud ekspresi diri. "Di Program Studi Bahasa Jawa memang ada mata kuliah karawitan dan tembang. Jadi mahasiswa kami di program tersebut dituntut harus menguasai secara menyeluruh segala seluk beluk Bahasa Jawa berikut dengan kesenian yang ada di dalamnya. Dan malam ini mereka telah membuktikannya," ujar Wakil Rektor I.


Sementara itu, Kepala Program Pendidikan Bahasa Jawa Dra HR Utami MHum menambahkan, mata kuliah karawitan dan tembang diberikan dalam dua semester. Pergelaran wayang kulit merupakan agenda rutin yang selalu diadakan setiap akhir tahun.


 


Keterangan Foto: Ki Bambang Sulanjari tengah memainkan salah satu tokoh wayang dalam lakon "Gatutkaca Lahir"